Workshop: Remote Training Collar         (13) Komentar

14 Agustus 2009 - 21:38
Lapangan Blackhead Club, 29 agustus 2009.
 Remote Training Collar sangat banyak jenisnya, kalau dilihat sangat gampang, naik turun level kekuatan, kemudian stimulasi, mungkin getaran, mungkin suara. Seperti itulah kira-kira gambaran remote training collar, namun penggunaanya tidaklah..., selengkapnya.
  •   Re: anjing saya takut e-collar - Eddy Simawijaya - 26 Agustus 2009 - 04:44
    Pak Andi, menurut saya e-collar bukan tongkat sihir, sebelum bapak menggunakan e-collar, apakah jika dipanggil (dlm keadaan tanpa distraksi), perintah datang/come anjing selalu datang?

    Pertama kali saya menggunakan e-collar, 2 minggu anjing dibiasakan dipasang e-collar tanpa disetrum sama sekali, tujuannya agar anjing terbiasa.
    Setelah itu tanpa sepengetahuan anjing, saya menyetrum dari 0 dinaikan sedikit demi sedikit sampai anjing menunjukan reaksi (mata kedip, kuping gerak, cium2 tanah dll), tujuannya mencari level yang pas. e-collar saya dogtra ncp 1900 (0-127) level strum.

    Saya jalan keliling komplek tiap hari dengan anjing tanpa menggunakan tali, remote terpasang utk berjaga jaga, sekali-kali digunakan jika anjing saya melihat kucing.

    Demikian sharing dari saya, seminar pak Liman akan membantu bapak dlm menggunakan e-collar secara benar.
  •   Re: anjing saya takut e-collar - Liman - 29 Agustus 2009 - 04:45
    Pemakaian e-collar bagi pelatih yg tidak berpengalaman kalau bisa jangan. penggunaan e-collar harus jelas klasikal conditioning, negative punishment, avoidance == operan conditioning. bila tidak mengerti JANGAN GUNAKAN. Anda mengikuti cara yang salah. Ajg anda mau diperbaiki utk apa? kompetisi? Org yg memberi nasehat ke anda tentang penggunaan spt yg anda ceritakan adalah orang bodoh yg hanya bisa abuse anjing. Ada org tertentu menggunakan e-collar utk abuse ajg, begitu problem muncul, mrk blaim e-collarnya. klu mau bawa ajg tanpa tali jalan-jalan, saya sarankan jgn lakukan, jgn memberi cobaan ke binatang, dia tdk bisa berpikir. apa susahnya pasang tali, dan bawa jalan. Biar anda dan dia enjoy bersama. jgn menyesal, lain kali hati-hati. klu next ketemu penjual atau pelatih banyak bicara/komen, cek prestasi mrk, lihat ajg mrk sendiri yg mereka latih, klu spt yg mrk ceritakan, ya follow him. klu gak gak usah diladenin. agar tdk ada kasus spt ini.

 

Suara Kita Terkini

Komentar Terakhir