Labrador Retriever Of The Year 2005 (15) Komentar

30 November 2005 - 00:37 Labrador Retriever Of The Year 2005 Penghitungan poin untuk meraih Labrador Retriever Of The Year telah ditutup pada KMPI Multi Breed Dog Exhibition tanggal 27 November 2005. Penghitungan poin dimulai pada pameran yang diselenggarakan di Rancamaya pada tanggal 30 januari 2005 sampai..., selengkapnya.
  •   Re: Labrador Retriever of the year 2005 - Deddy H. Pakpahan (Incognito) - 04 Desember 2005 - 00:18
    Penutupan poin di akhir tahun atau pertengahan tahun tak masalah, asal diawal diketahui semua pemilik labrador yang anjingnya dinilai. Pengurus ILRC Yos Kusno bilang penutupan poin (pameran KMPI) sdh dirembukan seluruh pengurus ILRC dengan alasan jika LOTY ini diadakan di Surabaya hanya beberapa orang saja dari penerima LOTY 2005 yang bisa hadir karena lokasi pameran yang sangat jauh dari Jkt, sedang penerima LOTY 2005 kebanyakan berdomisili di Jakarta.
    Saya kira pernyataan ini sangat berlebihan dan tidak fair. Surabaya dibilang jauh, sementara kita seharusnya berorientasi ke depan, misalnya mengikuti pamkeran di luar negeri spt yg dilakukan bbrp penggemar anjing ras indonesia.
    Pak, kalau Surabaya--kota kelahiran saya--dianggap jauh, saya yakin klub labrador yang Anda pimpin tidak akan pernah maju. Bgm kalau di org Makassar, Manado, atau Papua gemar labs, bentuk Perkin atau ILRC dan minta lomba digelar di kota mrk?
    Orientasi kita harus ke depan bung? Bkn di Jabotabek saja!
    Salam
  •   Re: Labrador Retriever of the year 2005 - Deddy H. Pakpahan (Incognito) - 04 Desember 2005 - 00:20
    Penutupan poin di akhir tahun atau pertengahan tahun tak masalah, asal diawal diketahui semua pemilik labrador yang anjingnya dinilai. Pengurus ILRC Yos Kusno bilang penutupan poin (pameran KMPI) sdh dirembukan seluruh pengurus ILRC dengan alasan jika LOTY ini diadakan di Surabaya hanya beberapa orang saja dari penerima LOTY 2005 yang bisa hadir karena lokasi pameran yang sangat jauh dari Jkt, penerima LOTY 2005 kebanyakan berdomisili di Jakarta.
    Saya kira pernyataan ini sangat berlebihan dan tidak fair. Surabaya dibilang jauh, sementara kita seharusnya berorientasi ke depan, misalnya mengikuti pameran di luar negeri spt yg dilakukan bbrp penggemar anjing ras indonesia.
    Pak, kalau Surabaya--kota kelahiran saya--dianggap jauh, saya yakin klub labrador yang Anda pimpin tidak akan pernah maju. Bgm kalau di org Makassar, Manado, atau Papua gemar labs, bentuk Perkin atau ILRC dan minta lomba digelar di kota mrk?
    Orientasi kita harus ke depan bung? Bkn di lingkup Jabotabek saja!
    Salam

 

Suara Kita Terkini

Komentar Terakhir