Dunia perkinologian Indonesia boleh bangga atas prestasi anjing Chihuahua lokal ini karena ditengah konflik internal organisasi dan masalah karantina yang sangat ketat, Martin Riady berhasil membawa Toby menjadi anjing pertama biakan Indonesia yang memiliki tiga gelar champion dari tiga negara yang berbeda dan gelar Phillipine Hall Of Fame.
Seperti diberitakan sebelumnya pada situs ini mengenai Toby (baca : Chihuahua Lokal Prestasi Internasional), Martin Riady memang sangat mengharapkan anjing biakannya ini mencapai gelar tertinggi yaitu Philippine Hall Of Fame dan juga meraih predikat sebagai anjing Chihuahua peringkat pertama tahun 2006 di Philippine yang akhirnya tercapai pada tanggal 21 Mei 2006 setelah mengikuti 25 even kompetisi khusus.
Untuk tetap bertengger di posisi Chihuahua peringkat pertama tahun 2006, Martin Riady harus merelakan Toby menetap di negeri itu sampai akhir tahun untuk mengikuti sisa jadwal kompetisi. Rencana untuk tahun depan, Martin Riady akan melirik negara lain atau bahkan benua lain untuk terus mengharumkan dunia kinologi Indonesia di mata internasional bersama anjing kesayangannya ini.
Prestasi yang diraih Martin Riady dan Toby tidak melalui jalan yang mudah. Seluruh biaya dan proses birokrasi karantina ditanggung tanpa bantuan dari pihak sponsor dan organisasi. Martin Riady hanya berharap dirinya mampu memberikan sumbangsih pada dunia kinologi Indonesia dan membuktikan pada dunia internasional bahwa anjing biakan Indonesia tidak lagi bisa dipandang sebelah mata dan disepelekan karena Indonesia sudah dapat mencetak anjing berkualitas tinggi dan mampu bersaing di arena internasional.
Semoga anjing kecil yang bernama INA / TH / PHIL HOF CH Lambrou's Naughty By Nature menjadi motor penggerak semangat breeder lokal untuk mencetak anjing berkualitas yang dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia.