-
Re: positive training. - budiman - 09 Agustus 2005 - 10:17
masukin sekolah sirkus!ada-ada ajah luh!
-
Re: positive training. - Leowardi - 10 Agustus 2005 - 00:46
Dalam melatih anjing kita harus, berusaha :
1. Komunikasi
2. Sentuhan / Touch
3. Bounding / Merekat
Komunikasi :
Anjing berkomunikasi dengan mata (Eye Contact), mereka tdk mengenal bahasa, yg mrk kenal hanyalah "Intonasi" (Tekanan Suara), makanya kita hrs konsisten mengunakan intonasi dalam memerintah (Nada keras sedikit panjang) seperti : : "Staay!", "Goo!", Siitz!". Pujian (Nada lembut dan panjang) seperti : "Goooog Booooy", "Bravoooo"
Melarang(Nada keras dan singkat), seperti : "Stop!", "No!"
Sentuhan / Touch :
Dalam melatih, kita hrs banyak menberi sentuhan utk meningkatkan kepercayaan si anjing pada kita seperti menepuk, mengelus. Hal ini kita lakuka sewkt kita memuji.
Bounding / Merekat :
Hal ini adalah hal yang sangat sulit, untuk merekat jiwa kita dengan si anjing, hal ini jika diperlukan kita harus tidur bersama-sama dengan si anjing, atau si anjing menganggap kita sebagai induknya, dimana hanya si induklah yang mengajarkan si anak.
Bersambung ....
-
Re: positive training. - Leowardi - 10 Agustus 2005 - 00:50
Seperti kita melihat induk anjing mengigit leher si anak dan dibawa pindah dari satu tempat ke tempat yang lain, atau si induk mengongong untuk melarang anaknya berjauhan dari dirinya.
Dalam hal ini kita dapat berlaku seperti induknya dengan mencoba mengangkat si anjing dengan memegang pipi kiri dan kanan dan kita dekap ke diri kita. Jika telah terjalin Bounding / Merekat, maka sang anjing akan bersedia membela kita dengan mempertaruhkan jawanya.
Harus diingat sebagai pelatih kita harus mengetahui gelagat si anjing, sebelum dia melakukan atau ingin melakukan sesuatu. Sehingga kita dapat menggorek- si kesalahan2nya sebelum dia melakukan sesuatu. Seorang pelatih harus dapat mengurangi hal2 nega- tip si anjing dan memasukan hal2 positip sebagai koreksi. Jangan se-kali2 anjing telah melakukan sesuatu baru dilarang, hal ini akan menimbulkan pikiran pada sang anjing, dia boleh melakukannya, tetapi tidak terus menerus,
Bersambung ....
-
Re: positive training. - Leowardi - 10 Agustus 2005 - 00:53
Timing untuk melarang sangatlah penting, makanya laranglah dia sebelum dia akan melakukan sesuatu, dengan memperhatikan Eye Contact atau gelagatnya.
Dalam pelatihan seekor anjing, kita harus selalu kelihatan aktip oleh si anjing, sehingga si anjingpun selalu mengikuti keaktipan kita. Jangan jika anjing ingin berlari, kemudian kita hanya berjalan santai, sehingga si anjingpun mengikuti santai dan kadang kala ditinggal duduk saja.
Dalam melatih anjing, anjing harus dalam keadaan aktip, apa yang diajarkan dalam keadaan aktip, si anjing akan mengingatnya untuk seterusnya.
Semoga dengan adanya Bounding antara kita dgn anjing kita, dia akan membela kita dengan nyawanya.
Untuk memburu cara pelatihanya berbeda lagi.
Salam Leo