12 Maret 2004 - 09:23
The only Pomeranian kennel in Indonesia with English Bloodlines. Our breeding objective is to produce the highest quality healthy dogs, with good temperaments and sound construction. With 3 different Top Studs Pomeranians from 3 different..., selengkapnya.
Re: NASI vs DOGFOOD - Rudy Sie - 06 Juni 2009 - 14:37
Sejauh ini bagaimana hasilnya setelah di ganti Nasi ++. ? . Kalau boleh tau Nasi ditambah apa lagi
Re: NASI vs DOGFOOD - darryl - 07 Juni 2009 - 01:28
bila anda memberikan df kotorannya banyak, tergantung dari merk yg dipakainya.coba anda baca spek dari df tsb, pretein.fat.dan crude fiber, 3 poin ini dulu yg hrs diperhatikan. yg utama adalah crude nya. kl df bgs disana menyatakan 3 % max. maksudnya adalah anjing makan beraknya tdk boleh lebih dr 30 % yg dia makan.dan ini terdiri dari serat kasar yg tdk dapat dicerna. mis jagung rebus dikasih bulat keluar bulat lg. dan ini tergantung dari spek yg dibuat apakah isi yg sebenarnya sesuai dng spek yg ada.kesimpulannya semakin tinggi nilai crude yg ada bebarti semakin tinggi pula kotoran yg dikeluarkannya.tetapi bila anjing hanya diberikan nasi daging sj jg tdk mencukupi kebutuhan keseimbangan pakannya,berarti kita hrs melengkapi multi vitamin mineral serta elektrolit yg berguna sebagai keseimbangan pakannya,mis dng menambah vit INtrovit 4 + ws atau TM-Vita + mineral premix,dng menambahkan ini sd lebih baik dari dogfood termahal