Penyakit Leptospirosis Pada Anjing
Leptospirosis pada anjing merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Leptospira sp. (Leptospira grippotyphosa dan Leptosira pomona) dimana bakteri tersebut menginfeksi anjing melalui kulit kemudian menyebar ke tubuh melalui pembuluh darah dan berkembang biak di organ target yaitu hati, ginjal, saraf pusat, mata, dan organ reproduksi. Penyakit ini bersifat zoonosis (dapat menular dari hewan ke manusia) sehingga penanganan penyakit ini harus benar dan hati - hati.
Penyebab penyakit :
- Bakteri Leptospira sp.
- Ditularkan biasanya melalui air minum yang tercemar, air yang digunakan untuk mandi tercemar bakteri leptospira
- Ditularkan dari urin hewan yang terserang leptospira
Gejala klinis yang muncul :
- Anjing tiba – tiba sakit dan demam
- Otot terasa kaku dan sakit
- Kaki terasa kaku
- Anjing menggigil
- Mengalami kelemahan
- Stress
- Nafsu makan menurun
- Minum meningkat dan sering kencing
- Mengalami dehidrasi yang cepat
- Mengalami muntah, kadang – kadang muntah darah
- Perdarahan pada vagina
- Anjing menderita anemia ditandai dengan warna kulit dan mata menjadi kuning
- Kadang kala anjing mengalami batuk
- Terjadi pembengkakan pada limpoglandula
- Ingus keluar dari hidung
Diagnosa penyakit :
- Dilihat berdasarkan gejala klinis yang muncul
- Melalui pemeriksaan fisik
- Melalui pemeriksaan laboratorium (sampel urin, darah, muntahan, dll)
Pengobatan :
- Pemberian cairan Infus (fluid therapy) untuk mencegah dehidrasi
- Transfusi darah
- Pemberian antibiotik
Pencegahan penyakit :
- Lakukan vaksinasi secara kontinyu
- Lakukan manajemen sanitasi hewan dan sanitasi kandang yang baik
- Hindarkan anjing sehat bersentuhan dengan anjing penderita leptospirosis
Penyadur : drh. Yusni
Tgl. Penulisan : 14 Juni 2014