Balinese Dog Kennel (68) Komentar

12 Mei 2008 - 23:22 Balinese Dog Kennel Balinese Dog Kennel diresmikan pada tanggal 06 Oktober 2007 oleh Ketua PERKIN Wilayah Jawa Timur, Bpk. Ir. VF. Sugiarto Tanjung. Seiring dengan program PERKIN yang pada tanggal 18 Februari 2006 telah mendeklarasikan anjing Kintamani Bali sebagai..., selengkapnya.
  •   Re: Tanggapan rott.. - adhie bpc - 20 April 2009 - 23:40
    sebenarnya apapun trahnya, sekalipun mix breed semua sama, tergantung pemeliharaan dan hasil didik pemilik, saya pernah liat anjing champ nyokot pemilik, saya pernah di gigit pomeranian turunan champ, import, saya pernah melihat golden menyambar rottw, sebaiknya kita jangan menyalahkan breed, baik itu rott, herder, pit bull, sekalipun golden juga bisa menyimpang, saya ada pit bull main dengan golden dan anjing lain, ditunggangi anak - anak tidak marah, dengan orang juga sangat baik. Kita lebih baik melihatnya sebagai anjing yang punya kebutuhan, apapun jenisnya kebutuhannya sama, olah raga / latihan, peraturan, disiplin, dan cinta. kalau ga balance ya hasil negatif yang kita terima
  •   Re: Tanggapan rott.. - ochas - 21 April 2009 - 01:20
    saya setuju dengan bung adhi.jangan menjudge anjing karena ada 1 kasus saja.pada dasar nya apapun anjingnya kalau salah perawatan dan salah didik, pasti efek nya akan mengarah kesana.sekali lagi, pemilik yang berperan serta dalam pembentukan karakter, kalo mau di bawa jadi anjing jinak bisa, dibawa ganas pun bisa.semua balik lagi ke tangan pemiliknya.
  •   Re: Tanggapan rott.. - siswo - 22 April 2009 - 03:01
    @ochas:
    (1) kalo ochas menyebut "peternak", tentunya wajar jika kelakuannya seperti itu. di tangan "peternak" anjing hanyalah komoditas penghasil uang.
    (2) tidak ada rottweiler non stambum, tidak ada anjing trah tanpa surat silsilah. rottweiler yang ochas ceritakan itu adalah "anjing dengan ciri-ciri fisik mirip rottweiler". trah lain juga begitu.
    (3) selama pemain2 kotor itu masih malang melintang dan para breeder profesional justru bersikap tidak mau tahu, alih-alih menertibkan, bisa jadi orang-orang yang coba-coba menegakkan aturanlah yang jadi korban, dibuang keluar.

 

Suara Kita Terkini

Komentar Terakhir