-
Re: yang kalah yang sirik - Madya - 24 Juni 2008 - 01:44
Betul pak laksamana, indonesia negara agraris dan tropis. Jadi penduduknya juga kayak gini. Tapi ini bukan hal baru. Sudah dari jaman dahulu sudah begini. dan bukan di rott saja. Ini persaingan. Dan gak ada yang mau anjingnya kalah. Jadi anggap saja angin lewat. Ini bukan masalah kri, ini masalah mereka sendiri kok. Kalo mereka pintar, sewa bule saja yang lagi lewat untuk bawa anjing mereka. Kalo gak mau kalah, jangan ikut pameran. Keputusan juri mutlak. Dan gak bisa di ganggu gugat. Anda karus cari alternatif lain supaya anjing anda bisa menang. Dipameran dilarang doble hendler masuk lapangan. itu wajar. Bukan bule. Gak ada peraturan nya.
-
Re: yang kalah yang sirik - edy - 24 Juni 2008 - 01:50
Ok, anggap saja anjing anda menang, lalu kalo yang kalah tidak suka sama cara anda hendler gimana? Apa bisa anda terima? Sebelum pam di mulai, sudah di umumkan kalo ada keluhan bisa langsung ke meja panitia. Jangan disini.
-
Re: yang kalah yang sirik - Parno - 24 Juni 2008 - 01:52
Tidak perlu berpolemik dengan berbagai macam dalih, ini PAMERAN NASIONAL KRI Terbaik yang pernah saya tonton. KALAH MENANG itu HAL BIASA. Kalo kita kalah berarti kita kurang siap, kenapa mesti repot repot. Buat para PAKAR & SENIOR Rottweiler Indonesia tolonglah kalo tidak puas AJUKAN NOTA PROTES secara TERTULIS disertai dengan alasan alasan masuk akal. Jangan karena anjing temannya atau hopeng tidak 'dimenangkan' langsung menghakimi dengan kotor. Kalo kita memang mengaku sebagai PAKAR & SENIOR bersikaplah arif & bijaksana janganlah MEDIA PROMOSI / WEB kita mau dijadikan sebagai tempat KOMPLAIN atau menghujat orang lain. Kiamat sudah dekat Pak Pakar
-
Re: yang kalah yang sirik - pecinta rot - 24 Juni 2008 - 01:54
Yang kalah Jangan cuma ngomong aja buktiin kalau bisa menang, Jika selama ini saya perhatikan Di Pameran KRI Pemenangnya memang anjing berkualitas dan bukan karena handler bule. Buktinya kemarin Pamnas Di Bandung Saya Lihat Si Bule Ada kalahnya juga. Think positive yah "Bos-Bos"Jangan terpropokasi . Hobby bukan buat cari musuh Tapi kesenangan Inget itu.