-
Re: Menanggapi Pamnas - JB - 14 Maret 2009 - 01:31
suatu permainan bila kita sebut sportif, kita tdk peduli apapun yg akan terjd. di dogshow hal ini terjd dan terjd. jd sportif saja. klu memang hal itu terjd, shoot dan buktikan saja. itu yg terbagus.
ini utk dogshow ya. klu utk yg karya guna, jgn banyak ngomong juga. di karya guna gak bisa ada permainan, krn langsung ada programnya.
bila ajg kita ok, ya ok, mau diuji dimana saja tetap ok.
sukses dan selamat menggapai matahari
-
Re: Menanggapi Pamnas - Herry - 14 Maret 2009 - 02:01
Betul kata Yu Thien,
Agar dapat menepis semua sangkaan buruk, Perkin harus menunjukkan bahwa Juri yg diundang adalah Juri2 yg bener. Jgn karena kepentingan segelintir orang atau hanya karena KKN dalam berbagai bentuk (misalnya. Tiket Juri, Akomodasi Juri, dll) lantas memberikan penilaian yang bagus. Kadang saya melihat dipameran Juri malah bertanya kepada asisten Juri siapa yg harus dipilihnya. Saran saya kalo mau KKN, yg cantik2 aja caranya, msalnya pasangkan headset kecil di telinga Juri biar bisa dibisikin suara-suara "Setan". Hahahaha.
-
Menanggapi Pamnas - G Clement - 14 Maret 2009 - 06:20
Yu Thien...awal bicaranya kaya orang bijaksana, tapi ujung akhirnya sama aja dengan yang lainnya...kalau baru cuman lihat show ataupun pernah ikut show jangan banyak komentar lah....
Ini justru yang menjadi kelemahan bangsa kita, gampang mencela tapi susah membuktikan, kalau emang bisa bikin yang lebih baik buktiin dengan bikin dog show sendiri ...sekalian supaya tau bgmn sulitnya menyenangkan hati orang banyak ...
-
Re: Menanggapi Pamnas - ML - 14 Maret 2009 - 08:08
Kaga usah diributin. KKN ngak pernah ada buktinya. Suka Ikut Ngak Suka Ngak Usah Ikut. GITU AJA KOK REPOT