Setelah mengalami paceklik prestasi dalam beberapa kali pameran termasuk gagal total di Pameran Nasional KRI 2010 sekitar sebulan sebelumnya, Greif yang nama lengkapnya KRI CH. Greif St.Niclas, kembali menunjukkan trend terbaiknya. Rottweiler milik Hermanto Gunawan dari Surabaya ini berhasil merebut prestasi tertinggi Best of Breed (BOB) Umum di Pameran KRI Jateng dan DIY, di Lapangan Sat Brimobda Jateng, Srondol Semarang, 11 Juli 2010. Keberhasilan ini sekaligus membalas kegagalan di Pamnas KRI, 13 Juni 2010, yang tidak mendapatkan satu prestasi pun.
Eddy Limbono Muncul Kembali
Meskipun jumlah peserta menurun dibanding pameran-pameran sebelumnya, namun munculnya kembali Eddy Limbono, exhibitor dari Bali yang menurunkan delapan ekor anjing setelah cukup lama absen, membawa angin segar bagi perkembangan Rottweiler di Indonesia. Seperti diketahui, sejak terpilih sebagai Ketua Umum GRCI Pusat, pemilik SKR kennel ini menurunkan frekuensi keikutsertaannya di pameran KRI.
Juri Merasa Terhormat
Juri Antonio Rojo Fajardo dari Spanyol dalam sambutannya merasa terkesan karena mendapat kehormatan untuk pertama kalinya menjuri dan melihat langsung anjing-anjing Rottweiler Indonesia. Ia sudah lama mendengar tentang Rottweiler di negeri ini, namun baru kali ini diundang oleh klub Rottweiler Indonesia di tempat yang cukup bagus. “Saya berterima kasih pada klub di sini atas kepercayaan yang diberikan pada saya,” ucapnya singkat.
Handler Darurat
Penampilan Greif kali ini lain dari biasanya karena tidak lagi dibawa oleh handler sejatinya Eko “Kacong” yang telah mengantarkan anjing ini meraih berbagai prestasi bergengsi tahun lalu, termasuk Rottweiler of The Year KRI dan versi Indo Dogs. Dari informasi yang diperoleh Indo Dogs, Eko mendadak mengundurkan diri sekitar tiga hari sebelum pameran KRI Jateng dan DIY, karena ingin berstatus freelance (tidak terikat). Eko sendiri di pameran ini hadir dengan membawa Iwan vom haus Nagy milik Romi dari Makasar, serta beberapa anjing milik Asin, Medan.
Praktis dalam pameran ini tak ada pilihan lain bagi Hermanto Gunawan selain menjadi handler darurat menggantikan peran Eko meskipun tugas itu tidak mudah. Seperti diketahui, keberhasilan Greif meraih berbagai prestasi di setiap pameran tidak lepas dari kerjasama tim yang terdiri dari tiga orang dari kennel von Master (Hermanto, Eko, dan Sul). Maka jika salah satu dari ketiga orang tersebut berhalangan akan berpengaruh pada penampilan Greif. Hal itu terjadi saat Eko kondisinya kurang fit di pameran KRI Jateng beberapa bulan yang lalu. Meskipun saat itu Greif tampil bagus namun kalah karena penampilan handler yang tidak maksimal.
Baca liputan seru ini selengkapnya di Majalah Indo Dogs Edisi 18 bulan Agustus 2010
Download hasil pameran, klik disini