Hari Minggu, 12 Juli lalu, suasana terik khas musim kemarau sudah terasa ketika kami memasuki lapangan Villa Cinere Mas tempat diselenggarakannya Pameran Rottweiler KRI-Jaya yang kedua di tahun 2009. Padahal waktu baru menunjukkan pukul 08.50 WIB.
Udara panas yang cukup menyengat ini ternyata tak mengurangi semangat para handler dan owner untuk berlaga di hari itu Terbukti sekitar 50-an ekor Rottweiler dari berbagai daerah seperti Medan, Jakarta, Sukabumi, Bandung, Semarang dll siap unjuk gigi di pameran kali ini. Untuk menyiasati cuaca terik, pihak panitia menyediakan tenda berukuran besar bagi para penonton agar tetap dapat menikmati suasana pameran.
Mr. Frans A. Schaaf, sosok juri senior dengan spesialisasi pada penjurian trah Rottweiler diundang menjadi juri pada pameran tersebut. Tak pelak lagi kehadirannya dimanfaatkan panitia untuk memberikan seminar bertajuk " Penilaian dan Standarisasi Rottweiler' sehari sebelumnya tepatnya pada hari Sabtu 11 Juli 2009 ditempat yang sama.
Tepat pukul 09.00 WIB, Bpk. Eko Prijono dengan topi cowboy khas-nya, membuka pameran ini. Setelah memperkenalkan juri, acara pun dimulai. Dalam menjuri, Mr. Frans tidak sendirian. Oleh panitia, ia selalu didampingi oleh 2 orang penterjemah secara bergantian. Kala pertandingan baru saja yang dimulai dengan kelas anakan, Juri sudah menegur seorang double handler " No ball into the ring!" tegasnya. Hal ini dipicu ketidak disiplinan para double handler yang kerap terlalu berlebihan sehingga mengganggu konsentrasi beliau.
Sesaat seusai acara, sempat terjadi protes dimana seorang peserta dengan anjing Rottweilernya yang berkualifikasi "Excellent" ternyata tidak terpilih sebagai Reserve Best of Breed Lokal yang justru jatuh kepada seekor Rottweiler yang berkualifikasi "Very Good". Didorong semangat persaudaran sesama pencinta Rotweiler akhirnya masalah ini akhirnya dapat diselesaikan dengan baik. Mr. Frans, juri yang sudah berpengalaman selama 25 tahun menjuri Rottweiler tersebutpun mengakui kekhilafannya.
Walau cuaca terik menyapa, ring pameran tetap riuh oleh semangat persaingan. Persaingan lebih ketat terjadi terutama terjadi pada pemilihan Best in Breed. Para penonton seperti tidak menghiraukan teriknya matahari. Mereka berbondong-bondong berdiri di pinggir ring memberi semangat kepada jagoan masing-masing. Cuaca terik ini tak luput membawa korban, seekor Rottweiler terkena diskualifikasi karena 2 kali mencoba menyerang juri. Disela-sela acara, tampak Bpk. Mayjend (Purn) I.G.K Manila selaku Pelindung acara ini berkesempatan hadir. Mr. Frans menjuri dengan cermat dan cukup cepat sehingga sekitar pukul 15.00 WIB pameran sudah selesai.
Foto-Foto Liputan Klik